Illustrasi by: google.com
Keinginan untuk berkomunikasi merupakan landasan fundamental dari kondisi manusia. Industri buku adalah konsekuansi komersial dari keinginan tersebut.
Bentuk fisikal buku seperti yang kita kenal saat ini berasal dari
kira-kira 1000 tahun yang lampau. Namun sebagai benda komoditi , buku baru
diakui keefektifannya sejak ditemukan
mesin cetak di abad 15. Dimasa sebelumnya, yang dikualifikasikan sebagai
penerbit ialah para majikan yang menyewa, memperkerjakan, bahkan memaksa para
budak untuk menyalin ganda tulisan yang sebelumnya sudah dibuat oleh orang
lain. hasil penggandaan ini kemudian dijual oleh sang majikan, jadi sudah menyerupai kegiatan jual
beli walaupun belum dikatakan sebagai kegiatan niaga yang sesuangguhnya.
Jadi pada mulanya, penerbitan adalah pencetakan, yaitu sebagai kegiatan membuat dan belum berfungsi sebagai penyebar luasan. Baru diabad ke 19, penerbit berfungsi seperti fungsinya saat ini yakni sebagai promotor dari kata-kata tercetak.
Pada awalnya, media massa yang ditemukan adalah media massa cetak
yang berbentuk surat kabar dan majalah. Kedua media massa cetak ini menurut
kami dapat dikategorikan sebagai industri penerbitan pula, hanya saja surat
kabar dan majalah dicetak dan diterbitkan dengan periode waktu jelas seperti
harian, mingguan ataupun bulanan.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar