Search Blog

Rabu, 11 Desember 2013

Indonesia di Arus Globalisasi


Illustrasi by: google.com


Kini bangsa Indonesia harus hidup dan berada di antara pusaran arus globalisasi dunia tetapi harus selalu kita sadari bahwa bangsa dan negara Indonesia tidak boleh kehilangan jati diri saat hidup di tengah-tengah pergaulan dunia. Dalam pergaulan dunia yang kian global, bangsa yang menutup diri dari dunia luar pasti akan tertinggal oleh kemajuan zaman dan kemajuan bangsa-bangsa lain.
Maka konsep pembangunan modern harus membuat bangsa dan rakyat Indonesia membuka diri dalam upaya untuk menyerap masuknya ilmu pengetahuan, teknologi, keterampilan dan nilai-nilai sosial politik yang berasal dari kebudayaan bangsa lain. Rakyat Indonesia kini seakan-akan tidak mengenal dirinya sendiri sehingga budaya atau nilai-nilai dari luar baik yang sesuai maupun yang tidak sesuai terserap semuanya.

Nilai-nilai luhur bangsa yang telah tertanam sejak lama diabaikan, misalnya sistem demokrasi yang berkembang di tanah air sudah mengarah kepada paham liberalisme. Padahal, negara Indonesia menganut paham demokrasi pancasila yang berasaskan gotong-royong, kekeluargaan, musyawarah dan mufakat. Dalam kondisi yang seperti ini pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup memegang peranan penting. Pancasila akan menilai sesuatu yang dapat diserap untuk disesuaikan dengan nilai-nilai Pancasila. Nilai-nilai  baru yang berkembang nantinya akan tetap berada pada kepribadian bangsa Indonesia. Setiap negara di dunia sangat memerlukan pandangan hidup agar mampu berdiri kokoh dan mengetahui dengan jelas arah serta tujuan yang akan dicapai.

Dengan menjadikan pancasila sebagai pedoman dalam menghadapi globalisasi bangsa Indonesia akan tetap bisa menjaga eksistensi dan jati diri bangsa Indonesia. Adanya pendidikan pancasila saya harap para pemuda penerus bangsa ini tidak akan terlalu terpengaruh dengan budaya luar yang akan mempengaruhi budaya di Indonesia yang telah turun termurun di wariskan oleh pendahulu kita. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar