Illustrasi by: google.com
Pertumbuhan ekonomi merupakan masalah perekonomian dalam jangka
panjang, dan pertumbuhan ekonomi merupakan fenomena penting yang dialami dunia
hanya dua abad belakangan ini, dan oleh Simon Kuznets, seorang ahli ekonomi
terkemuka di Amerika Serikat yang pernah memperoleh hadiah Nobel dinyatakan
bahwa, proses pertumbuhan ekonomi tersebut dinamakannya sebagai Modern Economic
Growth.
Dalam periode tersebut, dunia telah mengalami perkembangan pembangunan
yang sangat nyata apabila dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya.
Sampai abad ke-18, sebagian besar masyarakat di dunia masih hidup pada tingkat
subsistem, dan mata pencaharian utamanya adalah dari melaksanakan kegiatan di
sektor pertanian, perikanan atau berburu.
Pada dasarnya, pertumbuhan ekonomi diartikan sebagai suatu proses
pertumbuhan output perkapita dalam jangka panjang. Hal ini berarti, bahwa dalam
jangka panjang, kesejahteraan tercermin pada peningkatan output perkapita yang
sekaligus memberikan banyak alternatif dalam mengkonsumsi barang dan jasa,
serta diikuti oleh daya beli masyarakat yang semakin meningkat.
Pertumbuhan ekonomi juga bersangkut paut dengan proses peningkatan
produksi barang dan jasa dalam kegiatan ekonomi masyarakat.
Dapat dikatakan, bahwa pertumbuhan menyangkut perkembangan yang
berdimensi tunggal dan diukur dengan meningkatnya hasil produksi dan
pendapatan. Dalam hal ini berarti terdapatnya kenaikan dalam pendapatan
nasional yang ditunjukkan oleh besarnya nilai Produk Domestik Bruto (PDB).
Indonesia, sebagai suatu negara yang sedang berkembang, sejak tahun
1969 dengan giat melaksanakan pembangunan secara berencana dan bertahap, tanpa
mengabaikan usaha pemerataan dan kestabilan. Pembangunan nasional mengusahakan
tercapainya pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, yang pada akhirnya
memungkinkan terwujudnya peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan seluruh
rakyat.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar